ARMA Update

[Yayasan] – A Guideline to Foundations in Indonesia

 

A foundation is a legal entity established for social, religious, or humanitarian purposes, which may be established for an indefinite term, which is regulated by Law No. 16 of 2001 regarding Foundation as amended by Law No. 28 of 2004 (“Foundation Law”), Law No. 17 of 2013 regarding Civil Society Organization as amended by Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of 2017 (“CSO Law”), as well as the Government Regulation No. 63 of 2008 regarding the Foundation Law Implementation Regulation as amended by Government Regulation No. 2 of 2013 (“GR 63/2008”). A foundation shall not be established for the purpose of generating profit to be distributed to its founder(s) as well as its organ members, with certain exception. Foundations has no members and can own its own assets, which are distinct from the assets of its founders.

This ARMA update will discuss the general provisions regarding a foundation, including the forms of foudnations, the process of establishment, and provisions regarding its organs.

Please see our Update regarding this regulation in English (here).

 

Pedoman Yayasan di Indonesia

Yayasan adalah badan hukum yang didirikan untuk tujuan sosial, keagamaan, atau kemanusiaan, yang dapat didirikan untuk waktu yang tidak terbatas, yang diatur dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2004 (“UU Yayasan”), Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 (“UU Ormas”), serta Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2008 tentang Pelaksanaan Undang-Undang tentang Yayasan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah No. 2 Tahun 2013 (“PP 63/2008”). Yayasan tidak boleh didirikan dengan tujuan menghasilkan keuntungan untuk dibagikan kepada pendirinya serta anggota organnya, dengan pengecualian tertentu. Selain itu, Yayasan juga tidak memiliki anggota dan dapat memiliki aset sendiri, yang berbeda dari aset pendirinya.

ARMA Update kali ini akan membahas tentang ketentuan umum mengenai suatu yayasan, termasuk bentuk-bentuk yayasan, proses pendirian, dan ketentuan mengenai organ-organnya.

Mohon untuk melihat Update kami atas peraturan ini dalam Bahasa Inggris (di sini).

 


Disclaimer:
This client update is the property of ARMA Law and intended for providing general information and should not be treated as legal advice, nor shall it be relied upon by any party for any circumstance. ARMA Law has no intention to provide a specific legal advice with regard to this client update.


©2022 | ARMA. All rights reserved.